Sep 20, 2023

Nawarin produk kayak Robot?? Sini cara nawarin produk yg Trendi!

Pasti gambarannya kayak gini kalau
kamu lagi bingung diskusi sama rekan kerja tentang
cara nawarin produk kan?

Assalaamu'alaikum!

Hai semuanya! Apa kabar? Baikk!

Okeyy, kali ini aku akan membahas cara menjelaskan atau menawarkan produk yg tidak jadul-jadul amatlah.

Sebelumnya, sudah pada tahu belum nii maksud dari penawaran produk yg kayak robot itu yg kayak gimana?

Nii yaa kuberi contoh :

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Serum Kecantikan XYZ - Kulit Sempurna dalam Sekejap

Serum Kecantikan XYZ dirancang dengan teknologi canggih untuk kulit yang sempurna. Dengan formula eksklusif kami, Anda akan mendapatkan hasil yang terlihat lebih muda dan bercahaya.

Segera pesan Serum Kecantikan XYZ hari ini dan rasakan perubahannya!

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Nah, yang kayak gini ni yg membuat Customer kamu kurang tertarik pada produk kamu.

Bahkan, bisa jadi Customer kamu sudah malas duluan bacanya.

Coba deh diubah jadi kayak gini :

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Tampil Fresh dan Trendi dengan Serum Kecantikan XYZ

Ingin tampil segar, bercahaya, dan siap menghadapi segala tren?

Serum Kecantikan XYZ adalah jawabannya! Dengan formula alami dan ramah lingkungan, siap membantu kamu meraih kulit sehat yang selalu siap untuk selfie. Jadilah bagian dari generasi kecantikan milenial!

Pesan Serum Kecantikan XYZ sekarang dan mulailah perjalanan kecantikan modernmu!

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

So, kelihatan bedanya kan?

Sebenarnya ini tergantung sih mau buat Marketing di IG kah atau Fb atau di WA sekalipun, tapi yg namanya menjelaskan atau menawarkan produk pada Customer yaa 11 12 nya mirip seperti ini.

Okee, apa yang dapat disimpulkan dari 2 contoh ini?

Emm, sebelumnya sih kita buat definisi perbedaan dulu sih,

Nah apa saja sih bedanya contoh yg pertama dengan kedua? Coba yah kita bedakan dari segi apa saja :

1. Bahasa, contoh pertama itu bahasanya baku sehingga kurang cocok untuk Marketing. Sedangkan contoh kedua itu lebih fleksibel dan penggunaan bahasanya bisa menyesuaikan buat Marketing.


2. Keuntungan/Benefit/Manfaat, contoh pertama itu lebih fokus ke produk sehingga kurang menjelaskan dampak positif lebih buat Customer. Sedangkan contoh kedua itu sebaliknya, yaitu menjelaskan beberapa dampak positif yang bisa didapatkan oleh Customer secara runtut, misal kalau Customer pakai Serum XYZ maka akan mendapatkan kulit sehat, dan bisa tampil Fresh dan mengikuti Trendi, ini sudah menjelaskan lebih dari 1 manfaat yang akan didapatkan oleh Customer.


3. Persuasif, contoh pertama itu kurang persuasif dan monoton sehingga tidak ada yang membuat Customer tertarik pada produk tsb. Sedangkan contoh kedua itu lebih persuasif karena adanya pertanyaan yang memancing Customer untuk berpikir dan membaca untuk kalimat selanjutnya.

Intinya sih, dalam Marketing harus bisa menjelaskan produknya sedetail mungkin supaya Customer ngeh terhadap produk kamu, dan harus melek sama Kompetitor lainnya buat mengetahui "Keunggulan produk kamu dari yang lain itu apa sih?" supaya Customer tahu dan jadi membeli produk kamu.

Jadi, gimana sih cara nawarin produk yang baik dan benar?

Bukan yg baik dan benar ya, tapi yg bisa membuat Customer tertarik lalu JADI membeli produk kamu.

1. Pakai Bahasa yang sesuai dengan Target Market produk kamu, misal

    • Usia 18-25, Target Anak Muda Milenial, berarti pakai bahasa gaul dan informal pastinya.
    • Usia 30-50, Target Orang Tua, berarti pakai bahasa yg formal dan baik (intinya tidak terlalu baku amatlah).
2. Buatlah menjadi lebih persuasif, salah satunya menambahkan kalimat pertanyaan di awal paragraf dan mendorong Customer buat beli produk kamu di akhir kalimat.

3. Jelaskan Keuntungan/Benefit/Manfaat yg bisa Customer kamu dapatkan. Lebih baik dibuat jangka panjang dan runtut, misal
    1. Customer dapat benefit apa
    2. Customer bakal lebih baik dalam hal apa
    3. Customer bisa dapat dampak baik lebih apa, dll
4. Buatlah lebih menarik, detail dan ringkas, karena Customer Indonesia malas baca.

5. Jangan lupa, buatlah lebih rapi dalam penyusunan kalimatnya, emm maksudku dibuat sesuai Tipografi.


Okee mungkin segitu dulu yaa, moga bermanfaat! ^v^

Terima kasih sudah membaca artikelku ini, semoga Blog ini jalan selaluu yaa dan bisa memberikan manfaat buat manusia lainnya! Aamiin! ^O^

Sekian dari saia, See You Again ~ Wassalaamu'alaikum!

Ini yang sering dilupakan ketika melayani Customer!


Assalaamu'alaikum!

Halo apa kabar? Baikk!

Okeyy! Hari ini aku aka lanjut yaa bahas tentang cara Follow Up Customer!

Mungkin di blogku ini urutan artikelnya agak berantakan, tapi kalau sudah kukupas semuanya baru kurapikan! Okeyy? Okeyy Let's Go ~:)


Dari judul di atas nih, mengapa nama Customer itu sangat penting disebut dalam percakapan Seller dengan Customer?


Okeyy, sebelum kujawab nii, kukasih 2 contoh yaa, coba perhatikan baik-baik.


FYI:

S = Seller

C = Customer

Follow Up Tanpa Pakai Nama Customer

S : "Selamat pagi kak, ada yang bisa kubantu?"

C : "Aku mau tanya dong produk A ini harganya berapa ya?"

S : "Oh harganya Rp 100.000 kak, tapi kalau kaka beli sekarang bisa dapat FREE 1 loh kak!"

C : "Eh masakk? Oke deh aku ambil 1, dapat 2 kan?"

S : "Iya dong kak, lagi promo besar"an banget ini soalnya baru rilis, kandungannya super berkhasiat, eh Harganya juga super promo lagi! Jadi ambil 1 kak?"

C : "Jadi! Mauuu"

S : "Oke kak, kukemas ya, untuk alamatnya boleh dikirim kak?"

C : "Siapp"


Follow Up Pakai Nama Customer

S : "Selamat pagi kak, ada yang bisa kubantu?"

C : "Aku mau tanya dong produk A ini harganya berapa ya?"

S : "Oke kak.. Sebelumnya dengan nama kaka siapa?"

C : "Kak Cinta"

S : "Okeyy kak Cinta, untuk harganya Rp 100.000 tapi kalau kak Cinta beli sekarang dapat FREE 1 loh!"

C : "Eh masakk? Oke deh aku ambil 1, dapat 2 kan?"

S : "Iya dong kak Cinta, lagi promo besar"an banget ini soalnya baru rilis, kandungannya super berkhasiat, eh Harganya juga super promo lagi! Jadi ambil 1 kak Cinta?"

C : "Jadi! Mauuu"

S : "Oke kak Cinta, kukemas dulu ya, untuk alamat kak Cinta boleh dikirim sekarang?"

C : "Siapp"


Nahh, dari 2 contoh ini, ada bedanya nggak? Coba dibaca ulang deh! :)

Ni, 1 contoh lagi, 

Kamu kalau panggil temanmu yg baru kamu kenal enaknya panggil namanya atau sebutan "Kak" atau "Mas" / "Mbak" nih? :3

Pasti lebih enak nyebut nama kan?


Nah jadi seperti itu biar Customer lebih nyaamn sama kita, Okeyy? :)


Sekian dari saya, Bos saya sudah datang, saya mau beres" dulu karena sudah jam pulang kantor aowkwkw

Terima kasih yaa sudah baca artikel ini, semoga bermanfaat!

See You Again ~ Wassalaamu'alaikum!

Sep 19, 2023

Tips jual produk pada Customer lewat Whatsapp biar cepat Closing!


Assalaamu'alaikum!

Haii, apa kabarr? Baikk!

Oke, aku lanjutin yah. Cara jualan produk buat Customer pake Whatsapp! Gimana nih caranya? Sini-sini kuspill!


Cara Jual Produk pada Customer melalui Whatsapp!

Yang pertama! Pastinya mencari tau Kebutuhan customer lah. Etdah, sebelumnya nanyain nama customernya dulu yah biar lebih enak ngobrolnya.

Yang kedua! Setelah tau kebutuhan customer apa dan yg diinginkan customer apa, nah jelasin dari yg diinginkan customer itu berdampak baik atau buruk.

Yang ketiga! Setelah itu, baru nih spill manfaat produk kamu sama kandungannya!

Yang keempat! Setelah itu, kamu arahin nih ke pembelian produk kamu.

Yang kelima! Kalo customer mau beli, pasti dia nanya harga dong! Nggak mau kan kamu Gratis gitu aja kek Giveaway gitu? Nah kalau produk yg kamu jual cuma 1 jenis aja bisa langsung kamu kasihkan ke customer, tapi kalau ada beberapa jenis varian produk kamu nah berilah pilihan ke customer lalu baru beritahu harganya ke customer.

Yang keenam! Customer mau-mau aja tanpa kendala? Selamat! Berarti cara selling kamu BAGUS! Tapi kalau customer terkendala? Bisa kamu tanyakan dulu, mungkin customer bisa aja kendalanya biaya kuranglah, belum gajian, atau lainnya :D


Contoh Jualan Produk pada Customer melalui Whatsapp!

Contoh nii, percakapan antara seller dengan customer lewat Whatsapp :
FYI :

Seller = S

Customer = Q

Monggo dibaca :)

S : "Selamat pagi kak. Terima kasih sudah tertarik pada produk kami ya kak. Kaka punya keluhan apa? Kulit kering atau Kulit kusam?"

Q : "Kulitku kusam ni malu dilihat sama suami hiks, cerahinnya gimana ya?"

S : "Okeyy kak... Sebelumnya dengan nama kaka siapa?"

Q : "Ayu."
S :" Okeyy kak Ayu, namanya cantik seperti orangnya ^v^."

S : "Kulit kak Ayu kusam ya? Kalau kulit kusam itu disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati dan regenerasi kulit yang jarang terjadi di kulit kak Ayu."

S : "Lalu bagaimana cara supaya kulit kak Ayu tidak kusam dan makin cerah? Kulit kak Ayu memerlukan kandungan Alpha Arbutin buat memancing meregenerasi kulit tiap hari supaya kuit kak Ayu makin cerah!"

S : "Salah satunya bisa pakai lotion produk Tintan ini ya kak Ayu buat bantu mencerahkan kulit kak Ayu biar tidak kusam! Bisa kak Ayu pakai setiap setelah mandi di pagi dan sore hari!"

S : "Kalau kak Ayu rutin pakai lotion Tintan ini setiap hari di pagi dan sore hari, maka hasilnya akan terlihat selama 10-14 hari ya kak Ayu!"
S : "Bagaimana kak Ayu? Mau coba 1 botol Tintan dulu? ^v^ "

Q : "Wah boleh deh, harga berapa ya?"

S : "Karena sekarang kak Ayu mau beli nih bakal dapat promo 50% Diskon! Dari harga 129.000 jadinya cuma hanya 64.500 aja loh kak Ayu, kalau beli 2 bisa GRATIS ONGKIR!"

Q : "Wah benarkah? Yaudah deh aku ambil 2 botol aja"

S : "Okeyy kak Ayu, kubuat invoice nya dulu ya kak Ayu. Untuk pembayarannya mau COD atau Transfer kak?"

S : "Transfer aja biar lebih mudah kurirnya."

--- Setelah buat invoice --

Q : "Ini ya kak Ayu, mau kak Ayu Transfer sekarang atau jam 2 siang?"

S : "Sekarang aja deh biar nggak lupa."

--- Setelah Customer Transfer, dan kirim bukti Transferannya ---

Q : "Terima kasih ya kak Ayu telah berbelanja di Toko kami. Semoga keluarga kak Ayu rezekinya berkah selalu dan lancar selalu segala urusannya, Aamiin"

S : "Baik terima kasih yaa, jadi nggak sabar mau nyobain barangnya nih hehe"

Q : "Siapp kak Ayu, ditunggu dulu ya kak Ayu hehe, nanti kalau kurir mau mengantar paketnya kak Ayu, aku chat yaa, jangan lupa save nomorku ini ya kak Ayu hehe"

S : "Okee"

Q : [kirim stiker]


Gimana gimana? Makin paham apa makin mubeng? Heheheh!

Kalau gitu, kubuat ringkasannya aja deh ya! Eh sambil lihat contoh di atas juga ya!


Rangkuman Alur Percakapan pada Customer biar Closing via Whatsapp!

  1. Tanya Nama
  2. Tanya kebutuhan Customer (bisa keluhannya apa, dll)
  3. Jelaskan dari kebutuhan Customer (Kalau keluhan bisa dijelaskan dulu mengapa keluhan itu bisa terjadi, tapi kalau langsung kebutuhan bisa dijelaskan langsung tentang mengapa Customer menginginkan kebutuhan itu dan cara menggapainya bagaimana sambil diarahkan ke produk kamu)
  4. Spill produk kamu sambil sebutkan benefitnya apa saja
  5. Jelaskan cara penggunaannya supaya kebutuhan/keinginan Customer bisa tercapai dalam batas berapa waktu (seperti contoh di atas)
  6. Setelah menjelaskan produk kamu, berikan pertanyaan yang mengarahkan ke pembelian produk
  7. Jika Customer mau, sebutkan harganya dengan tambahan iming" Promo (bisa Hadiah, atau Diskon, dll)
  8. Setelah diberikan harga, tawarkan kalau beli banyak produk akan dapat keuntungan yang berlebih! (Misal, GRATIS ONGKIR, atau GRATIS 1 produk, dll) Berikan pertanyaan dalam bentuk pilihan
  9. Tergantung dari Customer mau berapa produk, tetap closing. Jangan mengulang. Buatkan invoice dalam bentuk teks saja lalu kirimkan pada Customer.
  10. Setelah itu, tanyakan pada Customer mau dibayar pakai COD atau Transfer.

Selesai!


Tips supaya Jualan Produk pada Customer lewat Whatsapp Closing!

  1. Pakailah bahasa yg sopan (tergantung dari target marketnya, jadi dilihat lagi ya!)
  2. Buatlah kalimat yang seringkas dan sejelas mungkin pada Customer, karena kalau chat Whatsapp kalau teksnya panjang maka Customer bakal malas membacanya (Kamu juga bisa membuat template percakapan pada Customer supaya energimu lebih efisien:)
  3. Pakailah gambar supaya teks yg kamu kirimkan pada Customer (chat WA) tidak terlalu panjang. Ini bakal menghemat waktumu :)
  4. Balaslah dengan cepat (Fast Respon!)

Mungkin itu aja dulu ya! Semoga bermanfaat!

Aku akan mengupas apel eh mengupas lebih dalam lagi tentang cara Follow Up Customer melalui Whatsapp, Do'akan semoga aku bisa ya!

Do'akan semoga lancarr jaya yaa, Aamiin!

See You Again ~ Wassalaamu'alaikum!

Sep 18, 2023

Lebih Mudah Jualan Produk atau Layanan nih?

Penjual sedang melayani pembeli

Assalaamu'alaikum!

Apa kabar? Baik!

Maaf yaa udah lamaa nggak ngepost soalnya kesibukan hehee, mogaa bisa fokus sini dehh biar nggak bolong" melulu post artikelnya, Aamiin ^v^

Okeyy, dulu aku pernah nih jualan Produk (tapi kerja di tempat orang yee) yg berkaitan sama Kecantikan (HandBody) sama Kesehatan (Vitamin Herbal buat Anak). Dan, Tahun depannya aku kerja jadi Marketing di Perusahaan berupa layanan pendidikan, semacam kursus gitu lah.

Nah, pertanyaannya, lebih Mudah mana? Jualan Produk atau Layanan?

Jawabannya, TERGANTUNG! wlek :P

Tergantung apa yang dijual dan cara pemasarannya aowkwkwkw.

Bisa lebih gampang jual produk tapi bisa juga lebih gampang jual layanan.

Contoh nih ya, buat :

  • Lebih Gampang jual Produk, JIKA Produk udah dibuat dan dikemas secantik serapi mungkin, lalu cara pemasarannya pun udah terkenal seperti lewat iklan FB, IG, Gugle, Tictok, lewat Marketplace pun juga pakai iklan, Personal/Company Branding nya berhasil memicu orang" pada kepo pada produknya, dan masih banyak lagi. Nah itu bisa buat closing lebih gampang.
  • Lebih Gampang jual Layanan, JIKA Layanan udah dibuat alurnya lebih baik (misal layanan kursus belajar), para guru berkualitas, iklan kencang (seperti di poin jual Produk), Personal/Compani Branding bagus terkenal banyak orang tertarik, dan masih banyak lagi.
Tapi, dari pengalamanku, ternyata lebih mudah jualan Produk. Mengapa?
Karena marketingnya sudah kencang banget! Jadi udah terkenal.
Nah, gimana kalau dengan jualan Layanan (misal jualan layanan kursus belajar bahasa asing)?
Monmaap, baru pertama kali jualan yg kayak gitu, Mentornya pun belum ada jadi harus lebih giat lagi cari solusinya, apalagi ini pun marketingnya hanya lewat Whatsapp (sementara marketing lainnya seperti sosmed dll nggak mendukung), jadi kalau dibilang mau closing cepat butuh waktu lama.

Oke, mengapa lebih sulit jual Layanan? Padahal kan mudah banget (kalau dilihat)?
  1. Edukasi buat memasarkan produk hanya Kandungan, Cara Pakai, Khasiat yg diterima, sudah itu aja intinya.
  2. Edukasi buat memasarkan layanan? Nih layanan kursus belajar di aplikasi, perlu jelasin cara pakai, terus kurikulumnya gimana, terus bagian" dalam aplikasi apa aja biar orang" pada tau dan mau pakai seluruh fitur di aplikasi tsb, dan lain sebagainya. Inilah yg lebih susah dibanding jualan produk.
Dan, untuk jualan layanan perlu yg namanya TRAINING dari Perusahaan, supaya pekerjanya siap tempur! Kalau tidak ada TRAINING dan Perusahaan mau cepat, terus pekerjanya gimana mau paham jualan layanannya kalau basicnya dia jual produk atau layanan yg berbeda? Nah itu yg perlu ditekankan.

Nah ini pengalamanku ya, jadi buat kamu yg sedang nyari kerja, dilihat dulu nih dari Perusahaannya sampai JobDesk profesi yg kamu lamar. Okeyy?

Sekian dariku, karena udah mau masuk jam kerja di siang hari. Mohon maaf kalau bertele-tele, mohon masukannya biar berkembang yaa blog ini!
Terima kasih! See You Again ~ Wassalaamu'alaikum! ^v^


Jul 10, 2023

Mengapa Rumah Lebih Mahal dari Tanah? Padahal Luasnya sama

Bismillah, Assalaamu'alaikum!


Mungkin kamu bertanya-tanya,

Mengapa harga rumah lebih mahal daripada tanah dengan luas yang sama?

Artikel ini akan membuka pikiranmu pelan-pelan tentang mengapa hal ini terjadi, sehingga kamu dapat memahami dan mencari properti yang sesuai untuk investasi yang menguntungkan, atau buat hunian dan keperluan lainnya.


1, Bangunan Menambah Nilai

Rumah memiliki bangunan seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang tamu. Biaya untuk membangun dan memperbaiki bangunan tersebut membuat harga rumah lebih tinggi daripada tanah kosong.


2. Fasilitas dan Kenyamanan

Rumah umumnya sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti air, listrik, dan akses jalan yang sudah ada. Selain itu, adanya fasilitas tersebut membuat rumah lebih nyaman untuk ditinggali.


3. Perizinan dan Regulasi

Untuk membangun rumah, diperlukan perizinan dan pemenuhan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Biaya ini juga ikut mempengaruhi harga jual rumah.


4. Lokasi yang Strategis

Rumah yang terletak di area yang strategis, dekat dengan pusat kota, toko, sekolah, dan tempat umum lainnya cenderung memiliki harga yang lebih tinggi karena aksesibilitas yang lebih baik.


Meskipun luas tanahnya sama, harga rumah lebih tinggi karena nilai tambah dari bangunan, fasilitas, dan faktor-faktor di atas. Namun, setiap properti memiliki nilai dan keunggulan sendiri tergantung pada kebutuhan individu. Penting untuk melakukan riset, mempertimbangkan anggaran, dan berkonsultasi dengan ahli properti sebelum memutuskan investasi properti yang tepat.

Dengan pemahaman ini, kamu dapat lebih siap dan lebih cerdas dalam mencari properti yang sesuai untuk investasi dan kebutuhanmu!


Semoga dapat!

CMIIW!

Wassalaamu'alaikum!

Rumah atau Tanah: Mana yang Lebih Baik untuk Investasi Properti?

Bismillah, Assalaamu'alaikum!


Hai, para pencari properti! Wkwkwkw Welcome!

Mau investasi properti tapi bingung,
"Lebih baik beli rumah atau tanah?"
Di artikel ini, akan kujelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, biar kamu bisa langsung cari properti untuk investasi!

Hayoo pilih mana? Mau

Rumah yang Mewah atau Tanah yang Luas?


1. Rumah: Investasi Menguntungkan

  • Bisa Disewakan : Kamu bisa dapat uang bulanan dengan menyewakan rumah.
  • Harga Naik : Biasanya, harga rumah naik seiring waktu, jadi kamu bisa untung kalau jual nanti.
  • Fleksibel : Kamu bisa tinggal di rumah itu atau jual kapan saja.

2. Tanah: Peluang Besar

  • Harga Naik : Harga tanah biasanya naik kalau daerahnya berkembang atau banyak yang butuh. Kamu bisa untung kalau jual tanahnya.
  • Bisa Dikembangkan : Kamu bisa bangun apartemen atau toko di atas tanah yang kamu beli.
  • Bebas Kontrol : Kamu bisa rencanakan dan bangun apa yang kamu mau di tanah itu.

Pertimbangan Keuangan

  • Biaya : Beli rumah butuh bayar uang muka, pinjaman, biaya perbaikan, dan perawatan. Beli tanah cenderung lebih murah.
  • Risiko : Rumah perlu perawatan dan bisa ada risiko penyewa yang buruk atau perubahan pasar. Tanah juga bisa ada risiko perubahan peraturan atau kurangnya permintaan.

Ingat, pilih investasi yang sesuai dengan tujuan dan kondisi keuanganmu. Riset dulu dan pertimbangkan semua faktor sebelum bikin keputusan besar ini. Gabungin rumah dan tanah juga bisa jadi pilihan yang bagus.

Kalau masih ragu, tanya aja sama ahli properti atau konsultan keuangan. Selamat cari properti untuk investasimu!

Wassalaamu'alaikum!

5 Tips Jitu Memilih Properti untuk Investasi!

Bismillah, Assalaamu'alaikum!

Investasi properti bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memperoleh keuntungan jangka panjang. Namun, memilih properti untuk investasi bukanlah hal yang mudah. Berikut adalah 5 tips jitu memilih properti untuk investasi agar Anda bisa membuat keputusan yang tepat.

1. Lokasi yang Strategis

Lokasi sangat penting dalam memilih properti untuk investasi. Pilihlah properti yang berada di lokasi yang strategis, seperti dekat dengan pusat kota, akses transportasi yang mudah, dan dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan. Lokasi yang strategis akan meningkatkan nilai properti seiring dengan perkembangan wilayah tersebut.

Pastikan juga lokasi properti mendukung target pasar Anda. Jika Anda ingin menyewakan properti Anda kepada mahasiswa, pilihlah properti yang dekat dengan kampus atau universitas. Atau jika Anda ingin menyewakan properti Anda kepada pebisnis, pilihlah properti yang dekat dengan pusat bisnis.

2. Potensi Pasar yang Baik

Pilihlah properti yang memiliki potensi pasar yang baik. Misalnya, properti yang dekat dengan kampus atau universitas memiliki potensi pasar yang besar untuk disewakan kepada mahasiswa. Atau properti yang dekat dengan pusat bisnis memiliki potensi pasar untuk disewakan kepada pebisnis yang membutuhkan tempat tinggal dekat dengan tempat kerja.

Pastikan juga Anda mempertimbangkan trend permintaan pasar terkini. Jika permintaan untuk properti dengan desain minimalis sedang tinggi, pilihlah properti dengan desain minimalis.

3. Kondisi Properti yang Baik

Perhatikan kondisi properti yang akan dibeli. Pastikan properti dalam kondisi yang baik dan tidak memerlukan biaya renovasi yang besar. Renovasi besar akan mengurangi keuntungan Anda dan memakan waktu yang lama.

Pastikan juga Anda memeriksa legalitas properti, seperti sertifikat dan izin bangunan. Jangan sampai investasi Anda terhambat oleh masalah legalitas.

4. Harga yang Wajar

Harga properti juga menjadi salah satu faktor penting dalam memilih properti untuk investasi. Pilihlah properti yang memiliki harga yang wajar dan sesuai dengan kondisi properti dan lokasi. Jangan terjebak dengan harga yang terlalu murah, karena bisa jadi properti tersebut memiliki masalah yang tidak terlihat pada awalnya.

Pastikan juga Anda membandingkan harga properti di lokasi yang sama, sehingga Anda bisa menemukan properti yang memiliki harga yang kompetitif.

5. Riset yang Mendalam

Lakukan riset yang mendalam sebelum memutuskan untuk membeli properti. Cari tahu trend permintaan pasar terkini, harga properti di lokasi yang sama, dan potensi nilai investasi di masa depan. Anda juga bisa meminta saran dari ahli properti atau agen properti terpercaya.

Kesimpulan

Memilih properti untuk investasi bisa menjadi proses yang menantang, namun dengan mempertimbangkan lokasi yang strategis, potensi pasar yang baik, kondisi properti yang baik, harga yang wajar, dan riset yang mendalam, Anda bisa menemukan properti yang cocok untuk dijadikan investasi.

Jangan terburu-buru dalam memilih properti untuk investasi, dan pastikan Anda mempertimbangkan semua faktor yang relevan. Dengan mengikuti 5 tips jitu memilih properti untuk investasi ini, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari investasi Anda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari properti untuk investasi.


Wassalaamu'alaikum!

Mengapa Kita Harus Berinvestasi di Properti daripada yang lain?

Bismillah, Assalaamu'alaikum!

Investasi adalah suatu bentuk penanaman modal dengan tujuan memperoleh keuntungan. Ada banyak jenis investasi yang dapat dipilih, seperti saham, obligasi, deposito, emas, dan properti. Namun, di antara semua jenis investasi tersebut, investasi properti menjadi pilihan yang paling menjanjikan.

Investasi properti adalah investasi yang dilakukan dengan membeli dan memiliki properti seperti rumah, tanah, atau apartemen dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kita harus berinvestasi di properti:

1. Kenaikan Nilai Properti

Salah satu keuntungan dari berinvestasi di properti adalah kenaikan nilai properti dari waktu ke waktu. Dalam jangka panjang, properti akan selalu meningkat nilainya. Meskipun terkadang terjadi fluktuasi harga di pasar properti, namun secara keseluruhan, properti akan selalu meningkat nilainya.

2. Pendapatan Pasif

Properti juga dapat memberikan pendapatan pasif. Jika kita membeli properti untuk disewakan, maka kita akan mendapatkan penghasilan rutin dari penyewaan tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan kita tanpa harus bekerja lebih keras.

3. Proteksi dari Inflasi

Inflasi adalah suatu kondisi di mana harga barang dan jasa naik dari waktu ke waktu. Hal ini dapat membuat nilai uang kita menurun dari waktu ke waktu. Namun, dengan berinvestasi di properti, kita dapat memproteksi nilai uang kita dari inflasi. Karena properti selalu meningkat nilainya, maka kita tidak perlu khawatir dengan inflasi.

4. Investasi Jangka Panjang

Investasi properti adalah investasi jangka panjang yang dapat memberikan keuntungan di masa depan. Meskipun membutuhkan modal yang besar untuk membeli properti, namun keuntungan yang didapatkan juga besar. Investasi properti dapat menjadi sumber kekayaan di masa depan.

Kesimpulan

Investasi properti merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin berinvestasi jangka panjang dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa depan. Kenaikan nilai properti, pendapatan pasif, proteksi dari inflasi, dan investasi jangka panjang adalah beberapa alasan mengapa kita harus berinvestasi di properti. Jadi, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan investasi properti sebagai salah satu bentuk investasi yang menjanjikan.


Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat! Mohon maaf bila ada kesalahan kata ataupun makna.

Cukup sekian dari saya, See You Again.

Wassalaamu'alaikum!

Jun 11, 2023

Lebih baik Investasi Saham, Emas, atau Properti?

Assalaamu'alaikum! 

Okeyy Guys, sebelumnya, selamat semuanya karena masih hidup HaHaHa :v

Canda canda, tapi bener sih wkwkw... Apa kabar hari ini ? Alhamdulillah baik, wkwkw...

Okeyy, hari ini mari kita belajar tentang INVESTASI! Sudah pada tau belum?

Investasi, dalam bahasa KBBI, ialah 

Penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

Jadi, Investasi bisa dijadikan sebagai passive income. Oya, orang yang melakukan investasi bisa dipanggil Investor.

Nah, kalau kamu mau nabung tapi tabunganmu bertambah dengan sendirinya, bisa pakai dengan cara investasi ya ges :D

wait, Investasi kan ada banyak. Nah, yang paling terbaik mana nih?

Sebetulnya tergantung kondisi sih sob, dimana seberapa banyak uang yang ingin kamu jadikan untuk investasi dan seberapa kondisi ekonomi kamu wkwkwkw. Eh beneran ini.

Tapi, sebelum lanjut ni, kujelasin dulu nih tentang 3 jenis Investasi yang sudah terkenal di duniawi ini yang sementara wkwkw, yaps yaitu :


1. Saham


Saham, setiap Perusahaan pasti memiliki saham. Apa sih Saham itu?

Menurut KBBI, bahwa Saham ialah,

Hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagi dalam pemilikan dan pengawasan.

Jadi, kalau kita melakukan Investasi Saham, maka penjelasan yang sesuai bahwa Investasi Saham ialah,

Penanaman modal pada suatu Perusahaan dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

Wkwkw sebenarnya hampir sama sih, cuma diringkas aja hehe.

Mengapa saya jelasin Saham duluan ketimbang investasi lain sob? Ya karena lihat kelebihan dan keuntungannya dulu lah :

  • Tidak perlu modal banyak, cukup 10rb-an aja sudah bisa investasi
  • Tidak ikut campur tangan dalam mengurus kerjaan Perusahaan, uang makin berkembang biak
  • Tidak dikenai pajak, jadi aman dan duit kamu tidak berkurang
  • Lebih mudah dalam pembeliannya dibandingkan yang lain
  • Mendapat keuntungan uang tiap tahun atau yang biasa disebut dengan Dividen (pembagian laba perusahaan pada para pemegang saham tiap tahunnya, tapi tidak semua Perusahaan punya sistem Dividen)

Untuk membeli Saham, perlu diketahui Saham Perusahaan apa yang akan kita beli, apakah untuk kedepannya bisa makin bertumbuh dan berkembang atau hanya bertahan atau paling parah malah menurun.

Diketahui untuk membeli Saham lebih murah dibandingkan yang lain, karena 1 lembar sahamnya hanya ribuan rupiah tergantung dari perusahaannya. Tapi, untuk minimal pembelian saham ialah sebanyak 1 lot (100 lembar saham), jadi tinggal dikalikan saja dengan harga saham per lembarnya. Kalau ditotal, mungkin kamu hanya butuh 100-500 ribuan buat beli 1 lot saham. Tapi, yang kubahas ini saham perusahaan yang benar-benar sedang berkembang dan bukan Perusahaan Bank lho ya :)

Kalau kamu berniat mau beli Saham, kamu lihat dulu kekurangan atau minus nya ya :

  • Investasi berjangka panjang. Naiknya nilai saham membutuhkan waktu beberapa tahun, kurang lebih 5 - 10 tahun. Kalau kamu beli di tahun ini lalu jual kembali di tahun depan, lihatlah sahamnya apakah mengalami kenaikan atau menurun
  • Harga Saham bisa naik, bisa juga turun bahkan drastis, tergantung dari perusahaan apakah mengalami perkembangan atau tidak. Kalau kamu jual di saat nilai sahamnya sedang turun, kamu mengalami yang namanya capital loss
  • Uang investasi saham kamu bisa hilang begitu saja ketika Perusahaan mengalami bangkrut
  • Ketika kamu mau menjual saham, harus menunggu beberapa min. 1-2 hari untuk masuk ke rekening kamu, jadi tidak bisa cepat

Jadi, sebelum beli saham kamu lihat Perusahaannya dulu ya, jangan asal beli!

Oya, kalau beli saham bisa pakai aplikasi Ajaib, itu mudah banget.


2. Emas


Okeyy, apakah Emas itu? Ya masa dijelasin lagi aduh, kayaknya sudah pada ngerti nih :|

Menurut KBBI, Emas ialah :

sesuatu yang tinggi mutunya (berharga; bernilai)

-_- sampun yah

Jadi, Investasi Emas itu lebih ke bentuk fisiknya, dan bisa kita lihat dan kita pegang tentunya dibandingkan dengan Saham. 

Kalau kamu mau investasi emas, kamu bisa lihat kelebihan atau keuntungannya dulu ni :

  • Untuk harga belinya bisa ratusan ribu sampai jutaan rupiah, tergantung mau beli berapa gram, bisa 1 gram bahkan sampai 0,25 gram an (ntah masih bisa di bawah itu apa nggak :')
  • Aman dan tidak ada istilah bangkrut atau nilai anjlok
  • Nilai emas bakal naik terus
  • Pembelian bisa mudah, tapi beli lewat offline aja ya
  • Mudah dicairkan waktu itu juga dan tidak perlu menunggu sampai beberapa hari, bisa langsung ke outlet terdekat (belum pernah lewat online)

Kamu pernah dengar berita,

Crazy Rich membeli Emas Antam seberat 7 ton?

Kalau kamu pernah dengar, SELAMAT! Berarti tanda-tanda anda akan mendapatkan keuntungan investasi, hehehe...

Orang kaya aja tetap beli Emas. Mengapa? Karena investasi Emas itu Aman cuy.

Eits, tapi kalau kamu mau beli Emas, bisa lihat kekurangan atau minus nya nih :

  • Butuh tempat buat menyimpan Emas
  • Tidak ada passive income, yang berarti ketika kamu menyimpan Emas maka tidak ada penambahan uang tersendiri (inilah yang membedakan Saham dengan Emas dengan mencolok) kecuali kamu jual Emasnya nah baru ada keuntungan
  • Investasi berjangka panjang. Jadi, kalau kamu jual cepat maka kamu bisa rugi sendiri

Itulah yang terkait tentang Emas. Kalau kamu mau beli Emas, dilihat dulu ya dari keuntungan dan kekurangannya!


3. Properti

FOTO Tanah dekat Plaza Ambarrukmo,
sedang mencari orang yang mau membelinya.

Hayoo, siapa di sini yang masih bingung tentang Properti?

Kata KBBI, Properti ialah,

Harta berupa tanah dan bangunan serta sarana dan prasarana yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanah dan/atau bangunan yang dimaksudkan; tanah milik dan bangunan

Jadi, Investasi Properti ialah menanam modal pada suatu proyek berupa tanah atau bangunan untuk mendapat keuntungan.

Properti yang dimaksud bisa berupa tanah (yang paling umum), bangunan (rumah, hotel, jalan tol, dll) dan lainnya.

Untuk sistem kerja keuntungannya hampir sama dengan investasi emas ya.

Kalau kamu mau investasi properti, bisa lihat keuntungan atau kelebihannya dulu nih :

  • Nilai harga properti tidak pernah turun
  • Tidak perlu tempat buat menyimpannya (ialah hmm), kecuali surat-surat dan sertifikatnya hehehe
  • Tidak terlalu terpengaruh terhadap inflasi
  • Bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan pasif atau passive income, misal kamu punya tanah dan tempat sekitarnya strategis maka tanah tsb bisa kamu jadikan sebagai lahan parkir
  • Capital Gain yang cukup besar, tapi bukan berjangka pendek ya

Lebih enak lagi kalau investasi tanah, kamu beli tanah dan kamu biarkan saja ngga terjadi apa-apa. Walau ada orang yang sembarangan buka usaha atau mendirikan jemuran di tanah kamu, maka kamu bisa mengusirnya karena kamu memegang sertifikat tanah wkwkw

Tapi coba kamu lihat kekurangan atau minus nya :

  • Selalu ada dana perawatan, jika properti yang kamu punya bukan tanah tapi bangunan
  • Butuh modal tinggi untuk membeli properti, kisaran 100 jutaan rupiah bahkan sampai milyaran, tergantung dari properti mana yang akan kamu beli
  • Adanya pengurusan Hak Milik Properti. Untuk pengurusannya pun butuh biaya, tapi balik lagi kamu beli properti tanpa perantara atau melalui broker, bisa jadi biaya pengurusan surat kepemilikannya gratis wahaha (karena biayanya bisa mencapai 10 jutaan lebih)
  • Capital gain yang membutuhkan waktu buat pencairannya (karena mengurus surat-suratnya dulu)
  • Resiko hancur ketika terjadi bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, atau lainnya

So, kamu sudah ada modal untuk investasi properti? Mau tanah, rumah, atau hotel aja nih? wkwkw

Kalau kamu mau beli properti, bisa ni kamu cari di Jogja, bisa nanya lewat sini ya (klik linknya).

||

Okeyy, setelah mengetahui ketiga investasi tadi, yang manakah yang sesuai dengan keuangan atau tabungan kamu?

Saranku, semua tabungan kamu jangan kamu buat investasi sepenuhnya, bagilah menjadi setengahnya bahkan lebih (sisanya untuk dana darurat), kecuali kalau kamu sudah sisihkan yang mana tabungan dan dana darurat.

Mari dirangkum kembali, untuk keunggulan di tiap jenis investasi di atas, ialah :

  • Investasi main AMAN = Emas
  • Investasi main CAPITAL GAIN TINGGI = Properti
  • Investasi main DIVIDEN = Saham

So, dilihat lagi keuangan, ekonomi diri, dan kebutuhan dirimu sebelum ber INVESTASI, kalau tidak mau menyesal kedepannya wkwkw...

----------------------

Well, cukup sekian dulu yah, terima kasih sudah membaca artikel saia, mohon maaf bila ada kesalahan mencakup materi ataupun salah kata. Semgoa bermanfaat yah ^v^

Ai nak pamit dulu, See You Again, Wassalaamu'alaikum!

Apr 14, 2023

Gempa Tuban : Pertama kali merasakan Gempa, sampai Yogyakarta??

Assalaamu'alaikum!

Halo Guys! Apa kabar? Semoga baik-baik saja ya, Aamiin ^v^

Oya, ada berita baru nih! Ada Gempa di Indonesia! Kamu sudah tahu?

- . - . - . -

Okeyy, untuk Beritanya,

Gempa Tuban sampai ke Jawa Tengah?

Terjadi Gempa di Indonesia pada tanggal 15 April 2023, yaitu di hari kemarin. Sumber dari terjadinya Gempa tersebut berasal dari Laut Jawa, lalu dinamakan dengan Gempa Tuban. Untuk kekuatan Gempa itu sendiri yaitu mencapai 6,6 M. Kejadian tersebut pada sekitar pukul 17:00. Warga Jawa Timur bahkan sampai Jawa Tengah merasakan Gempa tersebut. Berharap tidak ada korban jiwa.

Okeyy, dari pernyataan di atas sudah kubaca dari website BMKG nya langsung. Apakah benar Gempa Tuban kemarin bisa sampai Yogyakarta?

Sini ya kujawab, sesuai dengan judul, iya, saya merasakannya. Kok bisa? Mana saia tahu, Kuasa Tuhan. Tapi kalau dipikir secara logika, bisa sih. Sini kujelaskan secara logikanya.

Untuk Gempanya sendiri berkekuatan 6,6 M. Pernah lihat berita tentang Gempa yang terjadi di Turki? Berkekuatan sampai 7,8 M! Nah, Gempa Tuban ini hampir mendekati meskipun selisih kekuatannya masih 1,2 M tapi bisa terjadinya gempa bahkan sampai ke Jawa Tengah, bahkan Yogyakarta!

Lantas, apakah Gempa Tuban yang dirasakan di Yogyakarta terasa sangat besar? Atau hanya seperti Gempa kecil?

Pertama Kali Merasakan Gempa

Okeyy, ini dari Penjelasan saya dulu ya :

  • Saya tinggal di Sleman, jadi tidak di kotanya. Nah, kejadian kemarin itu saya lagi lemas menahan puasa karena belum sahur kemarin (jangan ditiru ya:') dan akhirnya saya tiduran dulu nonton Mukbang di YT Short (berharap rasa lapar menghilang tapi tidak juga:') kalau berdiri kepala langsung berkunang-kunang (jadi tidak perlu beli kunang-kunang lagi kalau mau lihat waktu kemarin hehehe:) jadi tiduran sebentar supaya ada tenaga :').
  • Pada jam 17:00 an itu, saya merasakan kasur saya bergerak, ke kiri ke kanan seperti gerakan ombak gitu agak halus, lalu berkurang. Terus gerak lagi dua kali. Nah, saya lihat gantungan baju saya kan (gantungannya beda ya ges, soalnya bentuknya bukan menempel pada pintu ataupun dinding, tapi seperti pajangan gitu cuma penyangganya samping dinding) bergerak juga. Saya pikir, apakah ada Jin yang mengganggu saya? Berusaha Positive Thinking, apa angin ya? Tapi angin darimana kalau pintu rumah saya pun tertutup dan ventilasi di rumah saya pun kecil. Masa angin dari bawah bisa goyangin gantungan baju saya yang berada di atas? Angin pun tidak terasa kuat pula. Firasat, apa Gempa ya? Lalu langsung saya cek di website BMKG tapi belum ada Update-an. Karena belum mendapat jawaban, yaudah deh saya istirahat dulu lalu persiapan buka Puasa.
  • Pas malamnya di waktu buka Puasa, suami saya pulang. Saya tanya kan, apa tadi ada Gempa? Ternyata bener ada Gempa. Wah kaget dong saia karena baru pertama kali ini merasakan Gempa, karena sebelumnya pernah terjadi Gempa di bulan Maret kemarin dan terasa sampai ke Yogyakarta juga cuma saya tidak merasakannya.

Bener ni rasa Gempanya tu kemarin halus. Kasur bergoyang-goyang layaknya kapal berlayar yang sedang melawan arus ombak di lautan, ea kata-katanya alay men wkwkw :')

Itulah di saat merasakan Gempa untuk pertama kali. Waktu kecil pernah tapi lagi tidur, padahal tu rumah sampai retak-retak dindingnya... Itu gempa tahun 2004 atau 2006 ya? Lupa saia (maaf karena waktu kecil, cuma diceritakan oleh Ibu:')

- . - . - . -

Terima kasih telah mampir di artikel blog ini. Sering-seringlah main supaya makin akrab wehehe :3

Mohon maaf ya bila ada kesalahan dalam penulisan atau makna kata yang menyinggung perasaan kamu :)

HEHEHE, Moga bermanfaat, Aamiin ^v^

Sekian dari saia, See You Next Time! 6o^

Wassalaamu'alaikum!