Jun 27, 2026

Kukira Kucingku Hanya Masuk Angin... Ternyata Positif Panleu!

Cataurus

Assaalaamu'alaikum!

Halo semuanya! Sudah lama banget ya nggak nulis artikel. Rasanya kayak pensiun dua tahun aja... eh, maksudnya hiatus. ðŸĪĢ

Nah, kali ini aku mau membahas sesuatu yang cukup berat, tapi semoga bisa bermanfaat buat para pecinta kucing yaw:3

Dan yaaa... artikel ini benar-benar based on experience.

Bukan buat nakut-nakutin, bukan juga buat mencari simpati. Aku cuma berharap, kalau ada satu orang saja yang membaca artikel ini lalu memutuskan membawa kucingnya lebih cepat ke dokter, mungkin cerita sedih yang aku alami tidak akan terulang lagi.


Siapa di Sini Pecinta Kucing? 🙋ðŸŧ‍♀️

Hayooo... ngaku!

Kalau sudah punya kucing pasti sering dielus, diajak ngobrol, dibeliin makanan favorit, bahkan ada yang tidurnya bareng 😂

Catmoney

Tapi, pernah nggak sih kita berpikir...

"Kalau suatu saat kucingku sakit, apa aku tahu harus melakukan apa?"

Jujur, dulu aku juga nggak tahu.

Sampai akhirnya virus yang satu ini datang...

Feline Panleukopenia.

Atau sering disebut panleu.


Virus Panleu Itu Apa Sih?

Kalau dijelaskan dengan bahasa yang gampang dipahami, panleu adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan saluran pencernaan kucing.

Yang bikin virus ini menyeramkan adalah perkembangannya yang sangat cepat.

Hari ini mungkin cuma terlihat kurang nafsu makan.

Besok mulai muntah.

Besoknya lagi bisa saja kondisinya sudah kritis.

Makanya penyakit ini nggak boleh dianggap remeh, layaknya remehan kripik.


Gejala Panleu yang Perlu Diwaspadai

Kalau kucingmu mengalami beberapa gejala berikut, jangan ditunda untuk diperiksa ke dokter hewan ya:

  • Demam
  • Tidak mau makan atau minum
  • Muntah berbusa atau berwarna kuning
  • Diare, bahkan bisa bercampur darah
  • Badan lemas
  • Tidur terus
  • Tidak aktif seperti biasanya

Kalau sudah sampai muntah terus, tidak mau makan, dan hanya tiduran sepanjang hari, menurutku jangan menunggu sampai besok. Segera bawa ke Dokter Hewan!

Semakin cepat mendapatkan penanganan, semakin besar peluangnya untuk bertahan.


Apakah Kucing Indoor Bisa Terkena Panleu?

Kucing Indoor - saranghaecing

Jawabannya...

BISA. Bahkan sangat bisa.

Dulu aku juga berpikir,

"Ah, kucingku kan lebih sering di rumah."

Ternyata aku salah.

Virus bisa masuk dari banyak hal.

Misalnya ada satu kucing yang suka bermain di luar rumah, lalu pulang dan membawa virus tanpa kita sadari.

Atau... justru dari kita sendiri.

Iya, manusia juga bisa menjadi kendaraan virus.

Misalnya habis mengelus kucing liar, memegang benda yang terkontaminasi, atau alas kaki yang dipakai di luar rumah, lalu langsung berinteraksi dengan kucing di rumah tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.

Ternyata penting banget beberes diri sebelum masuk rumah, atau sebelum menyentuh anabul tercinta.


Apakah Panleu Bisa Disembuhkan?

Ini pertanyaan yang paling sering muncul.

Jawabannya...

Masih ada harapan.

Sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar bisa membunuh virus FPV.

Ntahlah, mungkin virus panleu ini mirip virus covid, suka memanipulasi imun? Ahaha, Ha.

Dokter biasanya memberikan terapi suportif seperti infus, obat anti muntah, antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder, vitamin, dan nutrisi agar tubuh kucing tetap kuat melawan virus.


Sekarang Aku Mau Cerita...

Nah...

Kalau tadi kita bahas teorinya, sekarang aku mau cerita kenapa aku sampai menulis artikel ini.

Semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua ya!


Awalnya Aku Punya Lima Kucing...

Sebelum wabah virus panleu menyerang

Sebut saja mereka Moka, Moku, Mochi, Momo, dan Mumu.

Iya... semuanya huruf M. ðŸĪĢ

Biar gampang manggilnya aja sebenarnya.

Waktu itu kehidupannya normal-normal saja.

Main => Makan => Kejar-kejaran => Tidur => Ulang lagi dari awal baris, wkwkw.

Nggak pernah terpikir kalau semuanya akan berubah hanya dalam hitungan hari.


Kami Mengira Moku Hanya Masuk Angin

Di antara semuanya, Moku lah yang paling sering bermain di luar rumah.

Pernah dikurung di rumah selama beberapa hari, dia pasti meong" meraung.

Suatu hari dia pulang, lalu besoknya muntah berkali-kali.

Karena masih awam, aku dan suami berpikir,

"Paling masuk angin."

Bahkan kami sempat melakukan hal" yang sekarang kalau diingat malah bikin geleng" kepala.

Kami mengoleskan minyak tawon di perutnya.

Menyuapi air minum yang dicampur minyak ikan.

Sampai memberi afirmasi pada Moku supaya lekas sembuh.

"Kalau mau main keluar, harus SEHAT dulu. Minum air yang banyak."

Moku setelah tertelan afirmasi

Ajaibnya, besoknya Moku terlihat sehat lagi.

Mau makan => Aktif => Main lagi.

Karena merasa sudah sembuh, kami mengizinkannya bermain di luar lagi.

Padahal waktu itu kami belum tahu..

Kemungkinan besar, virus itu sudah ikut masuk ke dalam rumah.


Kesalahan yang Masih Aku Sesali Sampai Sekarang

Di hari yang sama, Mumu mulai muntah berbusa.

---[Foto di HP satunya dan sedang bermasalah, maaf:']---

Kami kembali berpikir,

"Ah... nanti juga sembuh sendiri. Kemarin Moku juga begitu."

Dan keputusan itulah yang sampai hari ini masih aku sesali.

Karena keesokan harinya...

Mumu pergi untuk selamanya, tepat di Hari Idul Adha lagi. Gimana nggak masih lemes.

Jujur, aku sempat menyalahkan diriku sendiri.

"Kenapa tidak langsung ke dokter? Padahal kan waktu itu kami ada di rumah."

Jawabannya sederhana,

        Kami takut biaya klinik hewan mahal.

Kami bukan orang berada.

Kami khawatir uang tabungan tidak cukup.

Dan ternyata, penyesalan memang selalu datang belakangan.


Sejak Hari Itu, Aku Berjanji Tidak Mau Mengulang Kesalahan yang Sama

Belum selesai berduka karena kehilangan Mumu, malam harinya Moka mulai muntah.

Besok paginya Moka tidak mau makan, begitu juga dengan Momo.

Karena belajar dari pengalaman sebelumnya, Kami tidak mau kehilangan lagi.

Dengan tabungan seadanya, kami akhirnya membawa mereka ke klinik hewan.

Dan hasilnya...

        Positif Panleukopenia.

Rasanya seperti dunia berhenti beberapa detik.

Tapi justru, sejak hari itu aku belajar satu hal.

Kadang biaya dokter memang terasa berat.

Namun penyesalan karena terlambat bertindak jauh lebih berat.


Akhirnya... Gimana Nasib Mereka? ðŸĨđ

Nah, mungkin ada yang penasaran.

"Terus gimana kak? Kucing-kucingnya sekarang?"

Alhamdulillah... setelah melewati drama yang bikin jantung hampir copot tiap hari, akhirnya satu per satu mulai menunjukkan perkembangan.

Si Moka yang awalnya cuma tiduran, nggak mau makan, harus disuapi terus, akhirnya mulai mau makan sendiri. Awalnya sih cuma WetFood sedikit". Tapi ya Allah... lihat dia mau makan sendiri aja rasanya pengen nangis bahagia ðŸĨđ

Moka sedang recovery di rumah - Mode Up2U

Beberapa hari kemudian, dia mulai mau makan dry food lagi, minum sendiri lagi, bahkan udah mulai keliling rumah kayak biasanya. Dalam hati aku cuma bisa bilang,

        "Alhamdulillah... anak ini balik lagi."

Kalau si Mochi, Alhamdulillah juga masih ketahuan di tahap awal. Jadi setelah diperiksa dokter, dikasih suntikan injeksi dkk, dikasih obat, lalu dirawat di rumah, kondisinya pelan-pelan membaik.

Mochi sedang Rawat Jalan di rumah - Mode Nakelua

Nah... yang paling bikin deg-degan itu si Momo.

Awal cek di Klinik sih masih gamau nafsu makan, setelah pulang dari sana kok malah muntah berbusa, disuapi pun juga sering dimuntahkan...

Akhirnya besok paginya kami sepakat untuk Momo dirawat inap saja.

Momo otw Rawat Inap

Jujur ya...

Awalnya kami mikir berkali-kali.

        "Beneran mau dirawat inap?"

        "Soalnya biayanya pasti nggak murah..."

Tapi setelah kehilangan Mumu, kami nggak mau ambil risiko lagi.

Bismillah aja.

Yang penting anak ini punya kesempatan buat sembuh.

Dan benar aja...

Sekitar seminggu dirawat di klinik, total biayanya kurang lebih Rp1 jutaan. Lumayan bikin dompet diet 😂

Tapi kalau dibandingkan sama nyawa mereka? Nggak ada apa-apanya.

Dan Alhamdulillah...

Momo akhirnya boleh pulang.

Waktu lihat dia keluar dari klinik, rasanya legaaaa banget!

Kayak beban yang selama ini dipikul akhirnya sedikit demi sedikit mulai menghilang.

Setelah selesai Rawat Inap, Momo lanjut Rawat Jalan

Berapa Lama Sih Recovery Panleu?

Nah, ini juga banyak yang nanya.

Jawabannya nggak bisa disamaratakan ya, karena tiap kucing beda-beda.

Kalau berdasarkan pengalamanku...

ðŸą Yang dirawat di rumah sekitar 7 harian baru mulai mau makan sendiri lagi.

Moka mau makan sendiri setelah bbrp hari disuapin

ðŸą Yang dirawat inap di klinik juga sekitar 7 hari sampai dokter memperbolehkan pulang.

Momo bisa beraktivitas kembali setelah bbrp hari Rawat Jalan

Kalau dihitung sampai benar-benar pulih dan aktif kembali seperti sebelum sakit, kurang lebih sekitar 7–14 hari.

Prosesnya kurang lebih seperti ini untuk Moka & Momo (di sini kucampur ya) :

  1. Lemas, Ganafsu makan, Momo sampai muntah berbusa
  2. Masih lemas, Masih tidak nafsu makan, tidak muntah lagi
  3. Masih tidak mau makan, tidak muntah, Moka mulai gerak muterin rumah
  4. Tidak muntah lagi, Moka mulai banyak gerak, mulai nafsu makan WetFood sendiri, Momo diare berdarah segar cair encer
  5. Moka mulai segar kembali dan mau makan WetFood sendiri, Momo masih lemas badan (puncak kritis virus Panleu pada Momo)
  6. Moka mulai membaik, Momo mulai mau makan sendiri (sembuh dari masa kritis)
  7. Moka dan Momo mengalami perkembangan membaik
  8. Momo dijemput dari klinik (dinyatakan sembuh dari masa kritis dan lanjut recovery di rumah)

Percaya deh, perkembangan kecil kayak gitu aja bisa bikin hati seneng banget. ðŸĨđ

Kalau disuruh pilih,

Mending RAWAT INAP atau RAWAT JALAN ya?

Tergantung kondisi. Selama:

  • Tidak muntah berbusa
  • Makan/minum yang disuapi masih masuk banyak pada kucing
  • Punya waktu hampir 24 jam untuk merawat kucing

Maka lebih baik RAWAT JALAN.

Mengapa? Karena kasih sayang dari babu ke majikannya sangat diperlukan di sini.

Selain kucing dapat dukungan medis, ia juga dapat dukungan emosional yang sangat besar perannya dalam penyembuhan melawan virus panleu ini.

Namun, jika salah satu dari 3 poin tersebut terjadi, lebih baik RAWAT INAP.

Mengapa? Karena asupan nutrisi sangat penting bagi kucing. Jika yang masuk dalam tubuh kucing saja kurang cukup maka bisa terjadi kematian. Lebih baik diRAWAT INAP.


Dari lima kucingku...

Empat berhasil sembuh.

Moku. ❤️

Moka. ❤️

Mochi. ❤️

Momo. ❤️

Tapi...

Mumu nggak bisa diselamatkan.

Sampai sekarang, kalau lihat foto-fotonya, masih suka kepikiran.

        "Coba waktu itu langsung dibawa ke dokter..."

        "Coba waktu itu kami nggak menganggap dia cuma masuk angin..."

Tapi ya... penyesalan memang selalu datang belakangan.

Sekarang aku cuma bisa menjadikan kejadian itu sebagai pelajaran.

Kalau ada kucing yang tiba-tiba muntah, lemas, atau nggak mau makan, aku nggak akan bilang lagi,

        "Ah... paling besok juga sembuh."

Karena aku tahu, kadang terlambat beberapa jam aja bisa membuat semuanya berubah.

Yang terselamatkan, Alumni Panleu (semoga gakenalagidah, Aamiin)


Pelajaran yang Paling Berharga

Kalau ada satu hal yang ingin kusampaikan melalui artikel ini, mungkin ini.

Jangan menunggu sampai kucing benar-benar kritis baru mencari pertolongan.

Kalau instingmu mengatakan ada yang tidak beres, lebih baik periksa.

Semoga ternyata hanya sakit ringan.

Daripada menyesal karena terlambat.


Buat Kamu yang Lagi Berjuang ❤️

Kalau sekarang kamu lagi baca artikel ini sambil nemenin anabulmu yang kena panleu...

Peluk jauh dulu sini ðŸŦ‚

Aku tahu kok rasanya.

Menangis, nyuapin pakai spet, bersihin muntah, bersihin pup.

Sampai tiap bangun tidur langsung lihat kandang dulu,

        "Hari ini gimana ya kondisinya?"

Capek? Banget. Sedih? Apalagi.

Tapi jangan nyerah dulu ya.

Selama dokter masih bilang ada harapan, ayo kita temenin mereka berjuang.

Semoga anabulmu segera melewati masa kritisnya, mulai makan lagi, mulai lari-larian lagi, dan kembali bikin rumah berantakan seperti biasanya ðŸĪĢ❤️,

Aamiin ya Rabbal'alamiin ðŸĪēðŸū


HABIS DARI KLINIK HEWAN TOTAL HAMPIR 1,6 JUTAAN
Saranku, sebelum habis berjuta" lagi
Lebih baik kamu siapkan kebutuhan ini dari sekarang :
  1. Minyak Ikan Kapsul (bisa dicampur air, tapi dibocorin dulu kapsulnya)
  2. Oral Syringe 3 ML (alat buat nyuapi kucing)
  3. WetFood Kucing pilih yg Digestion (Makanan Basah), yg mendukung penyembuhan pencernaan kucing (Virus Panleu lebih sering menyerang sistem pencernaan kucing)
  4. DryFood Recovery Kucing (Makanan Kering), pertama kali Momo makan setelah sekian lama diinfus
  5. Pet Nutrition Gel (diberikan tiap 2 ruas jari perkucing tiap hari), untuk menambah nutrisi
  6. Imboost Kids 45 ML yg sirup (diberikan tiap 1 ML perkucing perminggu), saran dari bbrp orang sekitar untuk mensupport penyembuhan kucing
  7. Underpad, alas kandang kucing yg sedang sakit dan buat pup/pee di tempat
  8. Disinfektan, sangat penting untuk membersihkan tempat yang terkena virus panleu sampai tuntas

Apr 14, 2023

Gempa Tuban : Pertama kali merasakan Gempa, sampai Yogyakarta??

Assalaamu'alaikum!

Halo Guys! Apa kabar? Semoga baik-baik saja ya, Aamiin ^v^

Oya, ada berita baru nih! Ada Gempa di Indonesia! Kamu sudah tahu?

- . - . - . -

Okeyy, untuk Beritanya,

Gempa Tuban sampai ke Jawa Tengah?

Terjadi Gempa di Indonesia pada tanggal 15 April 2023, yaitu di hari kemarin. Sumber dari terjadinya Gempa tersebut berasal dari Laut Jawa, lalu dinamakan dengan Gempa Tuban. Untuk kekuatan Gempa itu sendiri yaitu mencapai 6,6 M. Kejadian tersebut pada sekitar pukul 17:00. Warga Jawa Timur bahkan sampai Jawa Tengah merasakan Gempa tersebut. Berharap tidak ada korban jiwa.

Okeyy, dari pernyataan di atas sudah kubaca dari website BMKG nya langsung. Apakah benar Gempa Tuban kemarin bisa sampai Yogyakarta?

Sini ya kujawab, sesuai dengan judul, iya, saya merasakannya. Kok bisa? Mana saia tahu, Kuasa Tuhan. Tapi kalau dipikir secara logika, bisa sih. Sini kujelaskan secara logikanya.

Untuk Gempanya sendiri berkekuatan 6,6 M. Pernah lihat berita tentang Gempa yang terjadi di Turki? Berkekuatan sampai 7,8 M! Nah, Gempa Tuban ini hampir mendekati meskipun selisih kekuatannya masih 1,2 M tapi bisa terjadinya gempa bahkan sampai ke Jawa Tengah, bahkan Yogyakarta!

Lantas, apakah Gempa Tuban yang dirasakan di Yogyakarta terasa sangat besar? Atau hanya seperti Gempa kecil?

Pertama Kali Merasakan Gempa

Okeyy, ini dari Penjelasan saya dulu ya :

  • Saya tinggal di Sleman, jadi tidak di kotanya. Nah, kejadian kemarin itu saya lagi lemas menahan puasa karena belum sahur kemarin (jangan ditiru ya:') dan akhirnya saya tiduran dulu nonton Mukbang di YT Short (berharap rasa lapar menghilang tapi tidak juga:') kalau berdiri kepala langsung berkunang-kunang (jadi tidak perlu beli kunang-kunang lagi kalau mau lihat waktu kemarin hehehe:) jadi tiduran sebentar supaya ada tenaga :').
  • Pada jam 17:00 an itu, saya merasakan kasur saya bergerak, ke kiri ke kanan seperti gerakan ombak gitu agak halus, lalu berkurang. Terus gerak lagi dua kali. Nah, saya lihat gantungan baju saya kan (gantungannya beda ya ges, soalnya bentuknya bukan menempel pada pintu ataupun dinding, tapi seperti pajangan gitu cuma penyangganya samping dinding) bergerak juga. Saya pikir, apakah ada Jin yang mengganggu saya? Berusaha Positive Thinking, apa angin ya? Tapi angin darimana kalau pintu rumah saya pun tertutup dan ventilasi di rumah saya pun kecil. Masa angin dari bawah bisa goyangin gantungan baju saya yang berada di atas? Angin pun tidak terasa kuat pula. Firasat, apa Gempa ya? Lalu langsung saya cek di website BMKG tapi belum ada Update-an. Karena belum mendapat jawaban, yaudah deh saya istirahat dulu lalu persiapan buka Puasa.
  • Pas malamnya di waktu buka Puasa, suami saya pulang. Saya tanya kan, apa tadi ada Gempa? Ternyata bener ada Gempa. Wah kaget dong saia karena baru pertama kali ini merasakan Gempa, karena sebelumnya pernah terjadi Gempa di bulan Maret kemarin dan terasa sampai ke Yogyakarta juga cuma saya tidak merasakannya.

Bener ni rasa Gempanya tu kemarin halus. Kasur bergoyang-goyang layaknya kapal berlayar yang sedang melawan arus ombak di lautan, ea kata-katanya alay men wkwkw :')

Itulah di saat merasakan Gempa untuk pertama kali. Waktu kecil pernah tapi lagi tidur, padahal tu rumah sampai retak-retak dindingnya... Itu gempa tahun 2004 atau 2006 ya? Lupa saia (maaf karena waktu kecil, cuma diceritakan oleh Ibu:')

- . - . - . -

Terima kasih telah mampir di artikel blog ini. Sering-seringlah main supaya makin akrab wehehe :3

Mohon maaf ya bila ada kesalahan dalam penulisan atau makna kata yang menyinggung perasaan kamu :)

HEHEHE, Moga bermanfaat, Aamiin ^v^

Sekian dari saia, See You Next Time! 6o^

Wassalaamu'alaikum!


Apr 6, 2023

Jangan pakai Jasa Pengirim ini lagi! Nanti Kapok!

Nama bagaikan Legend tapi Kualitas Butut!


Assalaamu’alaikum.

Halo kamu, jumpa lagi ^v^ … Di Bulan Puasa Ramadhan ini semoga lancar jaya yah, Aamiin ^o^

Okeyy, lanjut dari pengalamanku sebagai penjual di Lazada, sekarang mengarah ke sini, yaitu berkaitan dengan Kurir.

Siapa sih Ekspedisi yang paling menjengkelkan? Jasa Pengirim yang paling lama pickupnya, yang paling lama ngantarnya, dan masih banyak lagi.

Oya, namanya Ninja. Dan inilah kisahku, yang akan kuceritakan pada kamu.

Awal kupakai Ninja Express itu karena si Lazada. Anehnya, kalau aku sebagai pembeli yang antar paketnya si LEX Express, sedangkan kalau aku jadi penjual yang pickup paketnya si Ninja Express. Yaudah lah ya, mungkin karena awal penggunaan sebagai penjual di aplikasi Lazada Seller Center, begitu bagiku.

Namun ni namun, kok pengirimannya lama? Ini untuk Experience pertama pakai Ninja Express.

Lah, kok pickupnya lama bener dah sampai 2 hari tidak ada kurir yang menghubungi untuk pickup paket customerku ini? Dan Experience yang keduaku pakai Ninja Express.

Kecewa semua. Tapi kok masih pakai? Ya karena terpaksa! Bisa kamu baca di artikel sebelumnya yang berkaitan dengan ini, klik linknya di sini atau copy link di bawah ini,

https://tintangan.blogspot.com/2023/04/marketplace-yang-menguntungkan-tapi-agak-merugikan.html


Ini ada bukti ss chatku dengan kurir pickup yang sebelumnya juga pickup paket customerku.

Chat dengan Kurir Ninja Express

Sudah chat ke CS/Agen Lazadanya? SUDAH! Tapi biasalah CS, tidak bisa berbuat apa-apa kalau sudah berkaitan dengan pihak lain dan pihak itu sendiri pun slow respon, atau norespon yah?

Beuh mah, jadi gimana? Jadi dipickup? Nggak, tau. Karena hari ini aku minta tolong suamiku buat anter paket customerku, karena sudah lama juga kasihan customerku lama nungguin, ke Kalimantan pula. Eh tapi ternyata, Agen Ninja Express pada tutup, apakah karena tanggal libur (hari Paskah)? Tapi kok Agen Ekspedisi lain pada buka?? Hm… Mumet aku.

Saranku, jangan pakai Ninja Express ya! Soalnya lama banget, ntah dari pengirimannya atau dari pickupnya sendiri! Ok? Terima kasih!

Sekian dari saia, bila ada kesalahan dari penulisan maupun dari arti kata saya mohon maaf. Terima kasih telah mampir ke blog saya, silahkan baca-baca yah moga bermanfaat :3

Wassalaamu’alaikum.

Jan 24, 2023

Jangan bawa uang pas untuk perpanjang SIM! Begini total biaya yang sebenarnya.

Assalaamu'alaikum..

Halo semuanyaa... Kamu apa kabar? Alhamdulillah aku baik kok, terima kasih sudah nanyain ^v^

Eh nggak ada? Yaudah ngga papa, It's Okeyy :>

Baiklah, hari ini aku akan menceritakan kisah pengalaman orang lain dengan saksinya ada aku wkwkw dalam peristiwa perpanjang SIM.

Telah diketahui bahwa, SIM terdapat masa berlaku selama 5 tahun. Kalau sudah lewat maka kalau bisa jangan ya usahakan tepat waktu, ntar malah repot lebih panjang urusannya sama polisi nanti :')

Dan... Lanjut... Hmm... Ternyata begini kisahnya :

Suatu pagi, baru aja hari kemarin karena mau kadaluwarsa masa SIMnya. Suami lagi kerja di luar, aku lagi persiapan mau nulis artikel di blog ini. Eh ndladah, aku lupa kalau hari ini (kemarin) mau perpanjang SIM suami. Yaudah akhirnya aku bergegas mandi dan tidak jadi menulis blog. "Nanti siang aja deh dilanjutin" Pikirku. Lalu, Suami pun sudah pulang ke rumah, eh aku masih di dalam KM wkwkw... Iya lama maaf, soalnya cewe :'3 . Nah, setelah selesai mandi lalu beres" diri siap" lalu berangkat deh. Kami berangkat jam 09:18 pagi, bisa dibulatkan menjadi 09:20 pagi aja.

Nah, rencana kami mau perpanjang SIMnya di tempat SIM Keliling. Tapi, ternyata Bus SIM Kelilingnya belum datang dan tidak tahu datang jam berapa, jadi akhirnya kami memutuskan pergi langsung ke Pusatnya, yaitu Polres Sleman. Ya, di situ bisa mengurus SIM STNK dan lain sebagainya. Dan kami sampai di Polres sekitar jam 10:00 pagi.

Ternyata, Polres tu luas ya banyak gedungnya. Bahkan, tempat mengurus perpanjangan SIM, bayar pajak STNK, pembuatan SIM STNK dsb. berada di salah satu gedung di Polres yang berada di lantai 2. Nah, kami naik ke lantai 2 itu, lalu kami diberitahulah cara perpanjangan SIM itu gimana. Ternyata, persyaratan yang harus dipenuhi :

  • Fotokopi KTP 4 lembar
  • Fotokopi SIM 4 lembar
  • Surat Tes Kesehatan
  • Surat Tes Psikolog

Lalu, kami tanya tempatnya untuk Tes Kesehatan + Tes Psikolog + Fotokopi. Dan Wow, tempatnya di seberang jalan depan Polres. And finally, kami turun lagi dari lantai 2 lalu jalan kaki menuju keluar dari Polres menuju seberang jalan depan Polres.

Pertama, Kami pergi ke tempat Fotokopi dulu. Di situ, untuk Fotokopi SIM dan KTP digabung menjadi 1 lembar Fotokopian, dan bayar 2000 rupiah aja (masuk akal harganya karena 4 lembar x 500 rupiah).

Kedua, Setelah selesai Fotokopi SIM & KTP, kami pun pergi ke ruang Tes Psikolog. Di sana, pintu ruangannya terbuka, jadi aku menunggu di luar sambil duduk lalu main HP wkwkw. Sedangkan suamiku mengerjakan tes psikolog di dalam ruangan. Setelah selesai Tes Psikolog, suamiku pun keluar dari ruangan. Dan dia cerita, "Tesnya bayar 75.000 . Tadi tesnya kuisi ngawur, Apakah kamu percaya diri? Tidak. Aku memilih jawaban rendah diri, dan sebagainya. Tapi masih dinyatakan Lulus. Kok bisa ya?". Lalu, aku tanya ke suamiku, "Mungkin kamu terlihat waras kali, jadi yang nilai kamu nggak percaya haha.". Suami nyeletuk, "Tapi aneh lo, kan seharusnya nggak lulus.". Dan di sini, harganya tidak masuk akal, 75.000 hanya untuk tes psikolog.

Ketiga, Setelah selesai ikut tes psikolog, kami pun pergi ke tes kesehatan. Di sini orang-orang pada mengantri. Sambil mengantri, Suamiku pingin minum. Jadi, kubelikanlah minum air dingin (karena dia minta itu wkwkw). Setelah keluar dari Warung (sampingan sama ruang tes kesehatan), Suamiku pun minum air dingin. Lalu, kutawari makan (karena tadi aku beli Roma Biskuit gitu yang isinya ada coklatnya hehe, enak ternyata sekalian sarapan wkwkw). Suamiku mau makan nanti, yaudah aku duduk aja di tempat dudukan semen (depan ruko yang lagi tutup ada tangga kecil gitu, biasanya dibuat tempat duduk sama orang yang menunggu kerabatnya ikut tes kesehatan). Sambil makan, sambil main HP pula :v . Dan lumayan lama ya nunggunya soalnya agak mengantri. Nah, setelah selesai tes kesehatan ni, Suamiku cerita, "Tadi bayar 25.000 . Cuma ada yang aneh, masa pas tensi jaketnya nggak dilepas?". Aku penasaran lalu bertanya, "Kok bisa gitu?". Suamiku pun melanjutkan ceritanya, "Ntah. Tadi kan aku mau melepas jaketku, terus dihalangi sama petugas. 'Jangan dilepas Pak, pakai aja.', Akhirnya aku nurut aja tetap memakainya. Dan setelah diukur pakai tensi, laporan dari tensinya itu 120 80. Kata petugasnya, 'Bagus sehat Pak badannya', dalam hati : ini aja pusing bu.". Aku ngakak lah gimana nggak ngakak masa pas tensi jaket nggak dilepas, ya perhitungan alatnya nggak akuratlah, apalagi jaketnya habis kena panas ya gimana coba, di tempat Puskesmas atau Klinik pasti diminta lepas Jaket, la ini nggak WaW :'v.

Pada sekitar jam 10:30 an siang, habis dari Fotokopian dan segala macam Tes, kami pun kembali ke gedung Polres di lantai 2 (sekalian olahraga jalan kaki ini mah, disuruh bolak-balik wkwkw) untuk perpanjang SIM (la untuk apa lagi? Masa ngopi-ngopi sama Pak Polisi? :/). 

Dan, setelah ke petugas di lantai 2, petugas itu meminta persyaratan untuk perpanjang SIM :

  • SIM yang akan diperpanjang
  • Fotokopian yang tersisa (tinggal 2 lembar, 2 lembar 2 lembar:)
  • Surat Tes Kesehatan & Tes Psikolog

Kami menyerahkan sesuai dengan Persyaratan, lalu petugas itu pun mengambilnya lalu disteples jadi satu. Lalu, dia menyerahkannya kembali pada kami dan kami diminta untuk menunggu sampai nomor antrian kami dipanggil. Ya, petugasnya di lantai 2 bagian luar (bagian depan), dan di sana disediakan kursi berbahan besi yang sudah terpasang dengan lantai, jadi tidak bisa digeser-geser kursinya :) . Lalu, kami pun mencari tempat kursi bagian belakang karena bagian depan terlihat panas banyak orang. Ya, kami mencari tempat duduk yang agak sepi dan sejuk.

Wew, tercengang aku baru tau kalau SIM bisa disteples :'v

Karena menunggu agak lama, sekitar jam 10:45 siang pun akhirnya kami pindah tempat duduk di bagian depan barisan belakang. Dan ternyata, nomor antrian kami sudah lewat. Nomor antrian kami ialah 142, sedangkan nomor antrian yang sudah dipanggil ialah 150. Otomatis kami pun langsung masuk ke ruangan. Untung nggak disuruh mengantri lagi wahaha :') .

Oke, mengapa no antrian kami bisa terlewatkan? Karena tidak kedengaran. La kok bisa? Karena masih memakai sistem pemanggilan no antrian dengan suara manusia. La kenapa kok tidak pakai mesin suara atau apalah itu? Ya itu, aku tidak tahu. Rusak mungkin. Alatnya ada soalnya. Kok nggak diperbaiki? Mana kutahu, jangan tanya aku kan aku nggak kerja di sana :(

Berada di ruangan Polres bagian pengurusan SIM STNK dll di lantai 2 hwehwe :)

Setelah masuk ke ruangan, kami diberi secarik kertas untuk mengisi nama kami lalu keperluan dan biaya (ntah untuk biaya apakah kami yang mengisi atau dari petugasnya, kayaknya sih petugas wkwkw). Setelah mengisi, Suamiku pun masuk ke ruangan lagi di bagian pembayaran. Untuk List biaya perpanjang SIM :

  • SIM A : 80.000
  • SIM C : 75.000

Nggak tau kalau kedepannya bakal berubah lagi atau nggak, wkwkwkwkwkwkw :v

Okeyy, Lanjut...

Setelah bayar biaya pengurusan perpanjangan SIM, kami pun ke loket 1 dengan menyerahkan Fk yang telah disatukan dengan Surat" Tes dan SIM, lalu kami pun diminta untuk menunggu dan akhirnya kami mencari tempat duduk di lorong samping Loket 1 (lumayan agak sepi sih suasananya wkwkw). Setelah menunggu agak lama, akhirnya nama Suamiku pun dipanggil untuk mengambil formulir yang isinya mengenai data diri sampai keperluan di sana. Setelah mengisi formulir, Suamiku pun menyerahkan ke loket 2, dan kami pun diberi no antrian untuk menunggu. Dan di sinilah masalahnya, LAMAAAE POL. :(

Menunggu di ruangan tunggu wakakaa

Dari jam 11:00 an siang lewat sampai jam 12:00 siang, kami menunggu. Di sela-sela itu, Suamiku pun Shalat Dhuhur dulu, sedangkan aku lagi libur :). Dan mendapat pengumuman dari Pak Polisi melalui pengeras suara, katanya ada masalah gangguan jaringan online. Ya pantes lama, ntah itu benar atau tidak.

Jam 12:30 siang, baru dipercepat proses pengantriannya. Yang dimulai no antrian 100. Jadi, kami harus menunggu 70 an no antrian lagi. Dipanggil per 10 no antrian. Terus dari tadi pagi jam 08:00 pagi sampai jam 12:00 siang ngapain aja?

No antrian kami masih B-167 huhu :')

Setelah di giliran kami dipanggil untuk masuk ke ruangan foto SIM + Sidik jari + dll, ternyata sudah pukul 14:00 siang. Dan kami pun mulai frustasi menunggu terlalu lama. Waktu sudah terbuang percuma karena hanya menunggu ini. Bukan hanya kami, tapi juga orang lain pun merasakan hal yang sama.

Ruang Foto, hwehwe :3

Selesai 10 menitan lebih, kami pun menunggu pembuatan SIM nya jadi. Sudahlah frustasi menunggu... Dan SIM pun jadi pada pukul 14:30 siang.

---------------------

Wew, apa akibat dari menunggu pengurusan perpanjang SIM ini?

  • Aku tidak jadi buat artikel. Tidak bisa beberes rumah lebih lanjut.
  • Suamiku apalagi, dia kerja di lapangan. Kalau menunggu hanya di ruangan itu aja, dia hanya bisa menghandle lewat HP aja. Belum lagi antar barang pesanan customer ke beberapa tempat. Pekerjaannya jadi banyak yang bertumpuk dan belum terselesaikan.

Setelah selesai pengurusan perpanjang SIM yang terlalu lama, kami makan dulu Mie Ayam Bakso sama Bakso Kingkong yagn ditemani dengan Es Teh 3 gelas. Di sana rasa Bakso sama Mie Ayamnya lumayan. Setelah makan, aku diantar pulang dan Suamiku pun ngebut langsung kerja.

---------------------

Bukannya ribet, tapi banyak kejanggalan dan terlalu lamanya menunggu. Ada 5 hal yang membuatku janggal,

Pertama, Dari biaya yang dijelaskan di website lain hanya 75.000/80.000, sedangkan untuk kenyataannya aja malah sampai 175.000/180.000. Itu biaya apa kok sampai banyak gitu? Korupsi? Nggak masuk akal sama sekali. Belum lagi yang ikut tes banyak orang. Coba kalau 100 orang yang ikut tes, 100 orang x Rp 100.000 = Rp 10.000.000 sudah Omset kotornya hanya dari Tesnya PER HARI. Bayangkan kalau sebulan, 6 hari x Rp 10.000.000 = Rp 60.000.000 sudah Omset kotor mereka per bulan. Orang"nya? ya ntah banyak tapi lebih banyak uangnya. Beh mah negara ini emang aneh.

Kedua, Selain dari biaya Tesnya, untuk Tes Psikolog pun cuma isi psikotes aja, sudah cuma itu aja. Itu tu seperti tes psikotes ketika kamu jadi calon kandidat di sebuah perusahaan. Setelah tes psikotes pun, kamu tidak dapat nilai apa-apa selain LULUS.Jawab asal-asalan pun juga tidak akan berpengaruh.

Ketiga, Mengapa Ruangan Tes terletak terpisah dengan Gedung Polresnya? Mengapa tidak disatukan? Kan kasihan orang yang mau mengurus keperluan SIM STNK dll harus bolak balik dulu.

Keempat, Menunggunya yang terlalu lama. Total kami mengurus perpanjangan SIM sampai 4,5 jam. Dan banyak sekali waktu kami yang terbuang hanya karena pengurusan SIM ini. Overload? Masa sampai selama itu sih? Ah yang bener aja. 

Kelima, Jangan tanya mengapa tidak daftar melalui online. Sudah aku cek, dan ternyata harus ada surat Kesehatan dan surat Psikolog dulu. Ntah diterima atau tidak kalau surat" Tesnya dari pihak luar. Terlebih lagi, aplikasinya pun suka error. Suamiku pernah scan wajah, sudah berhasil scan tapi tetap gagal diterima oleh aplikasinya. Ntah HP Suamiku yang bermasalah atau aplikasinya, tapi nggak mungkin HPnya karena pencahayaan sudah terang dan wajah Suamiku sudah kelihatan.


Kecewa sama Polres Sleman, yang terletak di Jalan Magelang. Bagi kamu yang mau mengurus perpanjangan SIM, bisa dicek dulu di Google Maps. Lihatlah penilaian orang-orang di sana. Termasuk aku sih ikut nilai juga wkwkw tapi ntah berguna apa nggak. Mungkin bagi mereka berpikir, "Orang-orang akan membutuhkan kami, pasti selalu ada yang datang ke sini buat mengurus keperluan yang berkaitan Hukum. Nggak ada pengaruhnya penilaian orang-orang mah.".

Menjengkelkan bukan? Tapi mau gimana lagi? Welcome to Tanah Air, Haha :v

---------------------

Sekian dari saya, terima kasih sudah membaca curhatan hati saya aowkwkw :')

Mohon maaf bila membuat anda panas hati atau menyakiti perasaan anda. Oh berarti anda polisi? Baiklah kalau begitu, artikel ini mohon dijadikan pembelajaran supaya tempat kantor anda berkembang jadi lebih baik dan pelayanannya lebih ramah dan proses segala pengurusannya lebih cepat lagi, Aamiin ^v^

Saya mohon tuntaskan artikel ini dulu yah, Wassalaamu'alaikum...

Dec 17, 2022

Menjadi Juri Avocado Juice! - Pangeran Riverside Yogyakarta


Assalaamu'alaikum. 


Apa kabar para pembaca artikelkuh? Halo semuanyaa... 

Hari ini, saya akan menulis pengalaman sendiri, yaitu jadi Juri Jus Alpukat, bahasa kerennya, 


Juri Avocado Juice! 


Keren ngga keren ngga? 😏

Yah, maksudnya saya pergi ke beberapa tempat dan jujur sungguh! Susah banget cari Jus Alpukat yang Uenak Buangett! 😭


Mau tau gimana rasanya Jus Alpukat yang pasaran?? Ini dia! 


1. Karena Harganya Murah? Iya! Masook! Tapi bukan itu ciri"nya, karena ada juga kok yang Enak nanti Murah! 

2. Ini ni jawabannya! Karena teksturnya yang terlalu encer atau kurang kental 😭 jadi ciri khas Jus Alpukatnya ilang ditelan air es yang sudah diblender ðŸĨš


Iya, karena kebanyakan penjual buat Jus Alpukat encer dan kurang kental serta rasanya yang kurang sesuai, maka saya jadi bingung mau beli Jus Alpukat dimana selain di tempat favorit. 🙃


Nah, karena hari ini saya lagi bingung mau kemana, bagaimana kalau ke Restoran Pangeran Riverside aja? Tau nggak lokasinya dimana? 😄


Bertempat di Yogyakarta, bisa di searching sendiri yah...

Dan, menunggu si Pak Su pulang jadi mending nangkring sore aja di Resto situ sambil mencicipi Jus Alpukat. 

Sebelum ke sana, ya mestinya harus lihat harga dulu dong di Google Maps haha, di foto ada daftar menu, wah kaget bener di Resto situ cuma Rp12.000 aja ðŸĪŠ langsung cus penasaran sama kualitasnya 😋


Dan, sampai... Lagi duduk nih sambil lihat pemandangan dedaunan sama pepohonan sambil goyang-goyang bersama angin, goyang dumang goyang dumang ~~~


Nah, Jus Alpukat telah datang... Saatnya mencicipi, sebagai Juri Jus Alpukat! 🙂


Dan rasanyaaa, teng teng teng teng teng... 


Uenak 🙂


Eh, tapi napa emojinya begitu? 

Ngga papa, lagi pengen aja 🙂

Emang gabole? 🙃


Walaupun tidak sekental tempat favorit sih, lumayan lumayan, lumayan lebihlah ~ ðŸĪĪ

Cocok di lidah, semoga nyaman di perut, Aamiin... 


Dan, kualitas pelayanannya tidak main-main lho. Sebenarnya, saya ke sini mau sambil ngecas juga karena batre habis haha, dan ternyata karyawannya malah meminjamkan stop kontak roller itu lo buat ngecas 😅 keren ngga sih? ðŸĪ—


Kualitas Pelayanan itu yang Pertama! Jadi harus berkualitas! 😄


Dan sekarang, saya pun sambil ngeblogger sambil menunggu Suami pulang, tut tut tut... 


Terima kasih atas Jus Alpukatnya, Restoran Pangeran Riverside 🙇ðŸŧ‍♀️

Untuk Jus ini, saya memberikan nilai 8/10, karena 9/10 sudah di tempat favorit saya, dan untuk 10/10 hanyalah punya Tuhan! Hahaha... 


Sekian dari isi artikel saya ini yang semoga aja bermanfaat, Aamiin. 

Mohon maaf bila ada kesalahan kata maupun penyinggungan kata. Yah mohon dimaafin yah, kalau ngga dosa loh 🧐

Sampai jumpa lagi yaa, See You Again... 😄

Wassalaamu'alaikum... 



Jan 3, 2020

Jatuh itu Bahaya

Assalaamu’alaikum.

Selamat siang, bagi kamu yang penasaran kenapa hanya jatuh bisa berbahaya ? Itu karena ... Saya pernah mengalaminya sendiri.

Saya anak motor. Saya sering bolak-balik Yogya-Pwd dan pernah jatuh dari motor tapi baru sekali, dan kejadian lainnya.

Saya sering jatuh, dan posisi jatuh selalu ke samping, tidak pernah ke depan atau belakang. Dan saya kira kalau jatuh itu tidak berbahaya, walaupun ada luka kecil berdarah di lutut atau siku ataupun telapak tangan. Bagi saya itu tidak parah, hanya luka ringan. Dan saya meresponnya dengan berkata “Nanti sembuh sendiri.”

Dan waktu itu, ketika saya tidak sengaja menabrak ojek online dari belakang karena saya dari belakang mobil mau nyelip lewat samping kiri mobil lalu tiba-tiba ada ojek online di depan sedang berhenti ntah karena nunggu kendaraan di depannya jalan atau apa saya pun tidak tahu. Karena posisi saya sedang ngebut jadi yaa parah. Saya jatuh dan ntah mengapa merasakan sakit setelah ketabrak (Pernahkah kamu para readers merasakan sakit ketika sedang menabrak atau ditabrak? Tidak pernah ya pastinya :)

Motor saya rusak parah. Stangnya miring ke kiri kayaknya, spion kiri lepas, dan tangan kiri saya bergetar karena perih luka, dan lain sebagainya. Alhamdulillah ditolong seorang bapak yang kendaraan miliknya (mobil) berhenti di belakang motor saya, lalu diantar ke tepi jalan sekalian saya minta tolong untuk memasangkan spion motor karena tangan saya tidak kuasa memasangnya, sakitnya perih banget.

Setelah itu, saya membasuh tangan kiri saya dengan air minum tapi masih merasakan perih, sakit. Yang saya pikirkan waktu itu bukan diri saya, tapi motor saya yang rusak parah dan saya harus pergi kerja (habis dari kampung ibu). Dan saya menganggap kalau luka yang saya alami ini tidaklah berbahaya sampai kaki kanan saya pun bermasalah.

Sudah sebulan yang lalu mungkin kejadian itu telah berlalu. Ketika saya berjalan, rasanya aneh. Lalu, saya ingin cek keadaan saya ke orang yang saya kenal. Katanya, kaki saya panjang sebelah. Saya terkejut mendengarnya. Pantes ketika berjalan rasanya aneh. Bukan itu saja, dan bukan hanya kaki saja yang bermasalah tapi juga pinggul, punggung, bahkan bahu, Wah. Lalu, dia memintaku untuk melihat cermin. Dan benar, bahu saya tidak lurus. Bahu kanan saya agak ke bawah. Dan katanya, kalau tidak segera diperbaiki, maka nanti ketika saya tua bungkuknya miring (lupa miring ke arah mana).

Yang dipermasalahkan ketika jatuh ialah bukan luka di kulit, tapi tulang dan urat. Ketika kamu jatuh, bisa saja tulangmu geser ntah ke arah mana walaupun kamu hanya mengalami luka kecil di lutut.

Ni aja saya baru diurut, baru diperbaiki tulang dan urat saya. Rasanya sakit tapi Alhamdulillah udah mendingan. Iya, saya punya kaki bengkok leter O dan saya dengan urut bisa disembuhkan, tapi ternyata tidak. Katanya, itu sejak lahir. Dan katanya, kalau untuk menambah tinggi maka kaki akan bengkok lagi. Saya sedih, dan saya bingung padahal rencana saya adalah meninggikan badan saya dengan olahraga dan minum susu. Tapi, saya tetap optimis bahwa ketika saya bertambah tinggi tidak terjadi hal buruk dan menjadi hal baik aamiin ... (maaf, tidak ada kaitannya dengan artikel ini sebenarnya hehe :)

Saran dari saya, ketika jatuh bahkan parah maka segeralah cek ke dokter dan minta di scan x-ray kalau bisa supaya kamu tahu tulangmu mengalami masalah atau tidak. Kalau jatuhnya sedang ke parah lo ya. Kalau cuma jatuh biasa yaa pertimbangkan kembali karena ke dokter itu butuh biaya hehew :)

Tulang dan urat itu, kalau bergeser maka harus diperbaiki. Saya ketika diurut, urat saya katanya kaku, tulang pergelangan kaki kayak apa ya lupa namanya. Mungkin karena saya sering jatuh dan tidak pernah diperiksa. Saya kira baik-baik saja, tapi ternyata malah jadi begini :(

Yang diperbaiki dari tubuh saya? Tulang dan urat. Tulang dibenerin dilurusin kembali, jadi tidak panjang sebelah. Pergelangan kaki dan tangan, serta seluruhnya. Dan bunyinya apa? Krek, kretek, dan lain sebagainya :)

Ni sekarang punggung rasanya aneh, kaki juga. Kalau untuk jalan rasanya kurang kuat tekanannya, jadi agak takut ei.

Untuk urat, tinggal didorong ke atas. Apalagi di bagian betis dan paha kaki, wah rasanya nyeri banget. Katanya, uratnya kok tidak lurus? Kok masih ada kayak benjolan berurutan gitu (yaa kayak tidak muluslah, waktu ditekan kayak ada benjolan gitulah aduh susah jelasinnya). Yah itu sih karena nggak pernah cek wkwk hehe jangan ditiru ntar nyesel :’)
Semoga saya cepat sembuh, aamiin ya rabbal alamin ...

Sekian dari saya. Terima kasih telah membaca artikel saya ini. Semoga bermanfaat.
Wassalaamu’alaikum ...